Seberapa Jauh Anda Mengenal QNet?


Sampai sekarang, bisa dipastikan bahwa banyak dari masyarakat yang masih anti dengan hal-hal yang berbau dan berhubungan dengan MLM. Padahal, mereka yang awam ini sebenarnya hanya kurang mengenal bagaimana sistem bisnis berjenjang pada MLM ini bekerja, sehingga banyak yang menganggap bahwa model bisnis tersebut merupakan bentuk penipuan.

Jika seperti ini, langkah yang perlu diambil sebenarnya ya mempelajari lagi tentang apa itu MLM. Karena di Indonesia sendiri terdapat banyak jenis bisnis yang menggunakan sistem MLM tersebut. Tinggal bagaimana kita berani untuk mengajukan pertanyaan atau mencari lebih teliti lagi di internet seperti review qnet indonesia misalnya.

Qnet Indonesiasendiri merupakan salah satu perusahaan internasional yang menggunakan pejualan langsung dengan sistem berjenjang sebagai metodenya. Meski banyak kabar burung mengatakan bisnis ini diselimuti dengan penipuan, tak membuat pamornya jadi menurun begitu saja. Hal ini karena memang manajemen dan kualitas produk yang ditawarkan sangat profesional dan berkualitas.

Bisnis qnet indonesia awalnya didirikan oleh sekelompok pebisnis di Filipina padatahun 90an, di mana digagas oleh dua orang pemuda dengan latar belakang jauh berbeda, yaitu Vijay Eswaran dan Joseph ‘Japa’ Bismark. Berawal dari ide gila, September 1998 di Phillipine Stock Exchange Centre (dahulu Tektite Towers) yang terletak di Manila, Filipina, perusahaan yang kini dikenal sebagai QNET didirikan.

Qnet sendiri saat ini merupakan salah satu dari sekian perusahaan penjualan langsung yang memiliki nama di Asia. Dengan berbagai produk berkualitas tinggi, Qnet berfokus untuk membantu masyarkat untuk memberikan mereka pengalaman dalam peningkatan mutu melalui solusi di mana mereka mencoba untuk memberdayakan kewirausahakan serta meningkatkan gaya hidup masyarakat.

Qnet menggunakan model bisnis akar rumput yang memungkinkan seluruh masyarakat dari berbagai kalangan agar dapat merasakandan memulai bisnis mereke sendiri meski dengan biaya atau modal yang kecil dan terbatas. Berlandaskan kerja keras dan dedikasi yang dimiliki oleh distributor Qnet yang lebih dikenal dengan sebutan Perwakilan Independen ini, memiliki peluangatau potensi untuk menjadi mandiri secara ekonomi, kemudian mengentaskan keterbatasan dari segi kebutuhan hidup masyarakat, bahkan tak sedikit yang terbantu untuk meraih mimpinya.

Perusahaan ini digerakkan oleh dua filosofi utama, yaitu RYTHM dan In-Service.

RYTHM atau Raise Yourself To Help Mankind merupakan dasar atau fondasi ajaran yang oleh pemimpin Qnet serap dari ajaran seorang guru besar Mahatma Ghandi. Ia terinspirasi oleh kehigupan Ghandi yang merupakan seorang pemimpin dengan tipikal humanis dan aktivis. Kemudian ajaran inidiserap oleh Qnet menjadi gagasan untuk meraih kesuksesan dengan memberdayakan masyarakat atau orang lain.

Selain itu, Qnet juga menerapkan dan mendorong konsep In-Service di mana ini merupakan suatu karakteristik kepemimpinan yang penting untuk dimiliki. Pendiri Qnet menanamkan budaya pelayanan yang sangat kuat, entah itu pada karyawan yang bekerja di perusahaan maupun anggota yang tergabung dalam jaringan. Karena Qnet meyakini bahwa dengan pelayanan yang berlandaskan kerendahan hati menjadi ciri sejati dari seorang pemimpin.

Hal tersebut juga tak lepas dari kesadaran perusahaan bahwa aset terbesar yang dimiliki oleh Qnet yang merupakan bisnis berjenjang adalah sumber daya manusia. Energi luar biasa yang adapada tiap jaringan distribusi didorong dengan aspirasi kolektif untuk mencapai sebuah kemandirian finansial menjadikan kuatnya sumber daya perusahaan.

Dengan kenyataan tersebut, kemudian akan ditemukan pertanyaan sebagai dasar utama, “apakah benar dengan kejelasan sistem bisnis dan produk dari perusahaan ini menjadikan mereka layak untuk dikatakan sebagai penipu?” Tentu jawabannya tetap Andalah yang dapat memutuskan dari jabaran yang telah ditulis di atas.